Jumat, 15 November 2013

Fakta Unik Tentang Linux



Linux merupakan sebuah sistem yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Tidak hanya sekedar berbagai macam hal teknis yang bisa ditemukan dari eksplorasi tersebut, namun banyak juga cerita ringan yang mengiringi perjalanan linux. Dibawah ini adalah beberapa dari cerita tersebut:

1. Pada awalnya pencipta Linux, Linus Torvalds, ingin menamai sistem ciptaannya dengan nama Freax. Namun kolega Linus Torvalds di unversitasnya kurang menyukai nama ini dan mengganti nama Freax dengan Linux tanpa memberitahu Pak Torvalds terlebih dahulu. Pada akhirnya Linus Torvalds menyetujui nama Linux walaupun sebenarnya pada awalnya ia merasa nama ini dirasa terlalu egoistis.

2. Seiring semakin populernya Linux, maka diputuskan bahwa Linux harus memiliki maskot. Saat itu Pak Torvalds memilih seekor pinguin sebagai maskotnya. Alasan Pak Linus Torvalds memilih maskot ini ternyata karena ia pernah digigit oleh pinguin ketika berkunjung ke kebun binatang di Australia.

3. Menurut Security Space (penyedia jasa keamanan online), sekitar 60% server di seluruh dunia menggunakan linux untuk sistem operasinya. Angka ini bahkan diamini oleh CEO Microsoft Steve Ballmer pada tahun 2008. Ini berarti sebagian besar pengguna dunia maya secara sadar ataupun tidak sadar sebenarnya telah bersentuhan dengan linux.

4. Banyak orang yang merasa bahwa linux itu sulit digunakan serta memiliki tampilan yang jelek. Pendapat tersebut saat ini sudah tidak relevan lagi karena ternyata Android, salah satu OS smartphone yang paling populer saat ini, menggunakan kernel linux (yang kemudian dikembangkan lagi oleh Google) sebagai intinya. 

Android, Linux yang mendominasi dunia
5. Meskipun sangat populer di ranah mobile OS dan server, ternyata pasar Linux di area desktop computing (laptop dan desktop komputer) sangat rendah. Net Market Share menyebutkan hanya PC dan laptop yang terinstal linux hanya sebesar 1,29% saja dari total pemakaian OS di seluruh dunia.
 
6. Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2006, diketahui biaya yang dibutuhkan untuk pengembangan ulang sebuah kernel linux adalah sekitar 1,14 milyar USD. Studi yang sama dilakukan kembali tahun 2011, dan nilainya meningkat menjadi 3 milyar USD. Meskipun demikian mahalnya, ternyata kernel linux tetap tersedia secara GRATIS dan terbuka.


Referensi
http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_Linux
http://en.wikipedia.org/wiki/Linux_kernel
http://en.wikipedia.org/wiki/Usage_share_of_operating_systems




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar